Mimpi kecilku di 2014


Kawan..,pernahkah dalam hidup kita sepersekian detik saja kita berfikir sejenak tuk bermimpi tentang masa depan..Jika belum mari kita bermimpi.. Hari yang cerah,bertepatan tanggal 12 November 2014, mentari yang terik membuat beberapa tetes peluh jatuh dari wajahku. Aku baru saja memarkirkan sepeda motorku, saat itu sempat kulirik handphoneku, pukul 12 lewat 10 menit. Sejenak ku memandang sekeliling, banyak yang berubah saat kutinggalkan tempat ini 5 tahun yang lalu. Pohon bambu yang ada dipinggir parkiran terlihat rapi dengan penataan dan perawatan yang apik. sedangkan pohon-pohon lainnya tumbuh rindang seakan mereka tak terpengaruh oleh cuaca kota medan yang panas akibat efek global warming. Kupalingkan wajahku melihat kantin, hmm masih seperti dulu. Tapi dengan penataan yang lebih apik. Kulihat bebrapa mahasiswa sedang berdiskusi sambil internetan. Sedang yang lain serius mendengarkan seorang dosen muda menjelaskan sesuatu dengan serius, mungkin sedang diskusi pelajaran kuliah. mungkin dosen ini sedang menunggu jadwal kuliah jam berikutnya. Aku melangkahkan kakiku menuju bagian depan kampus, tujuanku adalah administrasi. Saat baru beberapa langkah aku berjalan kulihat beberapa mahasiswi sedang melangkah keluar gedung belakang, samar-samar kudengar mereka bercerita. “Eh gimana tugas Basis Data tuk hari senin depan, Dah siap belum?” kata mahasiswi yang menggunakan jilbab lebar warna putih (jilbaber pada masa kami dahulu).
“Alhamdulillah tinggal print, soalnya begitu kita dikasih diberi tugas langsung kami kerjakan, referensinya juga banyak, selain iu dibantu ma kakak kelas jadi cepat selesainya” kata mahasiswi yang menggunakan jilbab hitam dengan motif bunga putih dibagian belakang. Kemudian mereka berpapasan dengan kelompok mahasiswi yang lain yang kelihatan lebih junior, mungkin baru tingkat 1, mereka pun bersalaman khas aktifis dakwah plus cipikacipiki (apaan ya artinya..?). Lalu yang menggunakan jilbab hitam mengingatkan saudarinya “Jangan lupa lusa  jam 12.15 kita taklim di musholla. “InsyaAllah”, jawab kelompok mahasiswi yang tadi. Aku terus melangkahkan kakiku menuju administrasi, begitu sampai dihalaman depan, aku ternganga melihat begitu banyaknya spanduk dan baliho bertebaran di kanan, kiri dan tengah kampus, aku sekilas melihat baliho Training ESQ yang rupanya baru saja selesai bulan lalu. Tak jauh dari situ terlihat “Seminar Nasional : Manfaat dan Aplikasi Wimax dalam dunia pendidikan berbasis web (E-learning)”. yang akan diadakan bulan depan. Terus aku juga melihat spanduk bertuliskan “Milad LDK ke-IX ” Terus dibawahnya terlihat begitu banyak rangkaian kegiatan yang akan diadakan mulai 24-26 November 2015. Ada pengobatan gratis, seminar Entrepreneur:Menuju kemandirian ummat”. dan banyak lagi agenda yang lain. Selain itu banyak lagi kegiatan UKM lain. Aku tersenyum haru, sesuatu yang sangat langka pada masaku kuliah dulu. Jangankan kegiatan besar seperti ini. Ada kegiatan kecil 3 bulan sekali saja, aku sangat bersyukur. Walaupun acaranya sering mundur. Begitu sampai didepan ADM (sebutan tuk administrasi) terlihat wajah-wajah yang tak kukenali lagi, barangkali sebagian dari ADM saat aku kuliah mendapat pekerjaan lain. Tapi walau tak kukenali mereka tetap menunjukkan sikap ramahnya dengan senyuman tulus. Mungkin ini sudah menjadi budaya kampus. Kulihat di meja coustomer service “Komitmen Manajemen Kampus tuk pelayanan Stakeholder”. Aku duduk sebentar berbicara kepada ADM yang bernama Nina. Luar biasa, dia dengan tulus menjawab pertanyaan dariku yang begitu banyak dengan sabar. Maklum diriku nih banyak tanya…he..he..he..🙂 Karena pada waktu itu jam istirahat, maka aku memutuskan untuk ke Musholla, kebetulan sebentar lagi waktu zuhur tiba. Saya sempat melihat beberapa kelompok mahasiswa duduk di depan Lab sedang mengakses Internet menggunakan Wifi. Saya melangkah menapaki anak tangga menuju lantai 2. Keadaan mesih seperti dulu, hanya saja ada beberapa ruang kelas yang dirubah mengikuti permintaan jumlah mahasiswa yang semakin banyak. Sebelum menaiki tangga aku sempat melihat beberapa brosur dan pengumuman tertempel di mading. Rupanya semakin giat saja mahasiswa melakukan kegiatan. Seperti Club Linux yang mempunyai jargon “Linux untuk masa depan yang Lebih Baik”. Brosur LDK dengan kegiatannya “Milad ke-IX” dengan jargonnya “Cerdas, mandiri, Profesional”. Serta UKM Lain seperti Futsal Club, Speakung Club dan lain sebagainya. sampailah diriku ini didepan Musholla, terlihat Musholla mungil kampusku terlihat sangat Rapi. Terompah disusun terpisah dengan sepatu pengunjung musholla baik di Musholla Laki-laki dan Perempuan. Aku masuk untuk menyumpan tas yang selalu menemaniku kemana aku pergi. Kulihat banyak mahasiswa yang sudah terlebih dahulu mendahuluiku pergi kemusholla. Sebagian terdeteksi sebagai Kader Aktivis Dakwah. Kulihat berbagai kegiatan kecil terjadi di Musholla mungil yang saat itu sangat bersih dan tertata apik itu, ada yang sedang tilawah, berdiskusi mata kuliah, menunaikan sholat sunnah dan ada juga yang sedang Dzikrullah. Hal yang sangat langka dijumpai dimasa saya dahulu. Begitu juga terdengar di musholla putri, samar-samar terdengar suara yang sedang tilawah atau berdiskusi. Rupanya kegiatan menggosip ulang setelah infotainment atau berita pagi sudah hilang di lingkungan kampus ini. Aku pun meneruskan mengambil air wudhu. Ada yang unik di dinding kamar mandi maupun kran air. Ada himbauan yang berbunyi “Hemat Air ya, tuk Indonesia yang Lebih Baik” ttd LDK Ulul Albab. Rupanya ada pola pendekatan yang lebih baik kepada mahasiswa. Saya pun menunaikan sholat zuhur berjamaah dengan khusyu’, setelah selesai salam rupanya Kami harus bergantian dengan yang mengantri tuk menunaikan sholat zuhur juga. Subhanallah, banyak juga mahasiswa yang sholat. Lagi -lagi aku membandingkan dengan masa dimana aku masih menjadi mahasiswa. Setelah sholat saya sempat berbincang dengan anggota LDK tentang perkembangan kampus. Dia berkata “Alhamdulillah perkuliahan lancar, banyak pembenahan yang terjadi selama 5 tahun terakhir”. Dia yang masih berada pada tingkat 2 menjelaskan bahwa dia juga mengetahui hal tersebut dari kakak kelas. Saya tanya kalau perkembangan Dakwah Kampusnya gimana..” Alhambulillah kader aktif ada sekitar 300 an orang Mas”, katanya menjawab dengan semangat. “Itu belum lagi dengan simpatisan bisa sampai 700 orang Mas”. Saya bertanya kembali “Emang Jumlah mahasiswa sini ada berapa?”.” Sekitar 4.500 mas semua kelas”. Subhanallah, jumlah yang patut disyukuri untuk sebuah kampus kecil. “Eh, Dek. Bisa jumpa ma Ketuanya” tanyaku. “Waduh mas kalau jam segini ketuanya agak sulit di jumpai soalnya kerja tapi kalau mas mau jumpa ntar malam aja di kostnya sekitar jam 10-an gitu. Biasanya kami kalau ada diskusi dengan beliau jumpainya jam segitu. Atau dihari Sabtu yang memang untuk UKM atau hari minggu mas.” Oh gitu ya. Kembali terlintas bayangan masa laluku. Tak lama kemudian saya pun pamitan tuk jumpa dengan Kaprodi, yang masih dijabat oleh ibu Lili Tanti. Saya ada sedikit keperluan melegalisir ijazah tuk kepentingan administratif kantor. Kembali terlihat pelayanan yang sangat memuaskan. Sesaat sebelum saya keluar kampus saya mencoba melihat Lab, dimana saya dulu sempat bekerja. Terlihat begitu antusiasnya mahasiswa mendengarkan penjelasan Dosen, kemudian beberapa siswa mengajukan pertanyaan, sehingga suasana belajar semakin hidup. Terlihat juga Pegawai yang membantu dengan sigap setiap keluhan pelanggan.

“Semua cerita diatas adalah sebuah mimpi kecil seorang mahasiswa yang saat ini sedang menempuh kuliah di kampusnya. Bisa jadi kenyataannya nanti jauh lebih baik dari  mimpinya…Amiiin”

Tapi ingat saudaraku semua mimpi tak akan mungkin tercapai tanpa action. Action tidak akan berjalan jika kita hanya mementingkan diri sendiri, tidak disiplin, tidak sabar dan tekun serta minimnya kemauan untuk maju

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s