Telkomsel, “Antara saya dan Keluarga”


Telkomsel dengan Jargonnya (slogan atau jargon ya, ntar klw ada yg baca n ada ksalahan dikoreksi ya🙂 ) “Begitu dekat, begitu nyata” memang sudah tak diragukan lagi. Hal itu setidaknya terbukti pada keluarga saya. Sejak 7 tahun lalu saat kami mulai menggunakan Handphone, kami semua memanfaatkan layanan Telkomsel.image

Kenapa kami baru memanfaatkan komunikasi seluler baru 7 tahun, karena baru saat itulah kami sangat membutuhkan komunikasi. Hal ini disebabkan kami satu persatu harus berpisah dengan orang tua. Sehingga hal termudah menyatukan kami adalah dengan komunikasi. Maklumlah kampung awak yang tak masuk peta tuh jauh dari kota, jadi kalau mau lanjut studi belajar harus minimal di ibukota kabupaten.

Namun hal itu juga bukan tanpa halangan, karena walaupun kami telah memanfaatkan Telkomsel sebagai provider telekomunikasinya, yang pada saat itu katanya area jangkauannya sudah ke kecamatan, tapi berbeda dengan kampung halaman saya, jadi untuk mendapatkan sinyal Jaringan Telkomsel kami harus memasang alat tambahan berupa Antena receiver (penangkap) sinyal setinggi kurang lebih 10 meter. Barulah kita bisa berkomunikasi dengan orang lain. Namun itu cerita 7 tahun lalu. Saat itu jika kita memiliki handphone di rumah maka secara tidak langsung kita sudah membuka wartel tak resmi. Kenapa..? Karena jika ada tetangga kita yang belum memiliki handphone akan datang ke rumah dan mengatakan, “Wak, ada pulsa, mau hubungi saudara yang di Medan, Tebing tinggi dan kota lainnya, nanti jika percakapan sudah selesai maka mereka akan membayar sesuai banyaknya pulsa yang terpakai + PPN, he..he..he.. Karena saat itu pulsa di daerah kami lumayan mahal.
Kemudian kemudahan mendapatkan sinyal semakin lama semakin baik, 2 tahun kalau kita tidak mau memakai antena, maka kita harus berjalan-jalan di sekitar halaman rumah, agar mendapat sinyal, tentu saja ala kadarnya, tapi itu sudah baik menurut kami waktu itu. Karena memakai prinsip Daripada…lebih baik…. He..he..he. Dan mulailah banyak orang di kampung satu persatu membeli handphone. Tak perduli merk dan harga yang penting bisa nelpon.🙂

Rupanya hal ini, dipikirkan juga oleh Telkomsel, maka pembangunan BTS semakin ditingkatkan sehingga sekarang kalau mau menghubungi siapapun tinggal cari PW (Posisi Wuenak) trus hubungi dech orang yang kita mau. Sampe’ habis tuh pulsa juga gak apa-apa. He..he..he
Maka semakin banyaklah yang punya handphone, mulai dari anak SD sampe’ nenek-nenek yang kalau mau nelpon panggil cucunya dulu. Setelah nyambung baru deh ngomong😀

Saat ini Kami berkumpul hanya pada saat Libur lebaran, jadi saya sangat terbantu sekali dengan layanan Telkomsel, apalagi saat ini Telkomsel telah menyediakan layanan Multipartycalling sehingga antara saya yang dimedan, keluarga dikampung kakak di Riau dan adek di Padang bisa mengobrol secara bersamaan, walaupun hal ini kami lakukan hanya tiap bulan, tapi setidaknya hal ini membantu kami mengobati rindu kami sampai Libur Lebaran tiba.

“Tulisan ini saya buat sebagai wujud terima kasih saya kepada Telkomsel yang selalu mengabdi untuk negeri, dan melayani dengan setulus hati.Terlepas dari komentar miring orang lain tentang Telkomsel. Dan sebagai keikutsertaan saya dalam lomba Blogger dalam rangka HUT Telkomsel yang ke 14”

6 thoughts on “Telkomsel, “Antara saya dan Keluarga”

  1. Waduh…ternyata perjuangan sohib nih sangat panjang dan melelahkan yach….
    Tuk, berkomunikasi aja kayak seperti zaman “batu” ya..wkakakakakak

    Bravo, TELKOMSEL !!!!

  2. Mau nanya nih disekitar ±500m dri rmh sya ada signal,tpi drmh sya tdk ada signal sma sekali,apakah dengan menggunakan antena bsa untuk menangkap signal?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s