Jagalah Mobil Kami


Sebenarnya cerita ini sangat klasik terdengar, bahkan mungkin sudah sering kita melihatnya. Begitu pun dengan saya. Seorang anak yang baru belajar. Jika saya melihatnya seperti ada sesuatu yang salah atau lebih tepatnya kurang pas pada tempatnya.

Seminggu yang lalu saya dan mas fey jalan-jalan ke Pusat perbelanjaan (Mall). Biasalah cari perlengkapan, berhubung yang lama sudah minta ganti. Karena waktu sudah menunjukkan waktu maghrib, maka saya pun sholat di Musholla Mall tersebut yang letaknya bersebelahan dengan tempat parkir mobil. Ketika selesai sholat, saya pun iseng melihat-liat mobil yang ada diparkiran. Kali aja ada mobil idaman.😀 Dan taraaa…

Ilustrasi

Mata saya pun melihat ada sebuah mobil milik rakyat yang terparkir indah di Mall. Waktu itu saya dan mas fey coba berbaik sangka saja, mungkin dia lagi kunjungan kerja. Tapi ada gak sih kunjungan kerja di hari libur nasional…?😀. Saya pun gak tau. Mudah-mudahan iya. Selain hari itu saya pun sering melihat mobil milik rakyat itu berseliweran dijalan-jalan menuju tempat pariwisata maupun mall dihari libur.

Saya bener-bener buta dan tak tahu peraturan mengenai pemakaian kendaraan ini. Apa dan bagaimananya. tapi sebagai rakyat kecil saya merasa kok ada yang tidak pas ya, ketika abang becak mengayuh sepedanya dengan keringat berpeluh, selain untuk kebutuhan rumah tangganya. Uang itu juga ia gunakan untuk membayar pajak. karena dia warga negara yang baik dan saya belum ada istilah Mustahik atau fakir daam istilah perpajakan negara ini. Yang katanya dari pajak itulah digunakan untuk membiayai perputaran roda pemerintahan. Dan mungkin termasuk membeli mobil rakyat itu.Bagaimana rasanya pejabat itu mengendarai mobil rakyat dan melewati si abang becak.

Cobalah kita bandingkan dengan kisah Umar yang memadamkan lilin besar dan menyalakan lampu kecil yang tak mampu menerangi ruangan sekitarnya, ketika ia di tanyai tentang keluarganya dan keadaan dirinya.

Mungkin ada yang bilang, kan masih ada pemilik mobil rakyat yang patuh peraturan dan memakai kendaraan dinas ketika jam kerja saja. Maka untuk orang-orang yang seperti ini akan saya acungkan 2 jempol saya kepadanya. Karena mobil dinas memang kebutuhan para pejabatuntuk memudahkan mobilitas mereka. Dan saya berdoa semoga makin banyak pejabat yang seperti ini.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu Mengetahui.” (Al-Anfal: 27)

Ya Rabb, ampuni kami  jika kami lalai dalam memikul amanah yang diberikan kepada kami.

30 thoughts on “Jagalah Mobil Kami

  1. Kalau ada kesempatan, seringkali orang akan tergiur akan fasilitas yang ada sehingga menyalahgunakannya.
    ———————————–
    Mudah-mudahan ada keinsyafan diri mas.

  2. ^_^, tenang aja, khan setiap yang kita lakukan, nantinya kita pulalah yang mempertanggung jawabkannya
    ————————————–
    Yup, betul..betul..betul

  3. seringnya terjadi penyelewengan ”kecil2an’ seperti ini yg didiamkan,
    maka akan merembet ke penyelewengan yg lebih besar.
    khan sudah banyak contoh yg bisa disaksikan melalui layar tv setiap hari,
    sudah makan uang rakyat, masih saja bergaya selebriti dgn melambaikan tangan sambil tersenyum.
    * pingin lempar pakai sendal rasanya*
    salam
    ——————————————————–
    Mudah-mudahan tidak nurun ke anak cucu bun.

  4. waa…tulisan yang bagus mas…merasa tertampar saya membacanya..soalnya dulu juga pernah diajakin teman pergi les pakai mobil dinas ortunya…
    makasi udah mengingatkan mas…
    o ya..makasi juga udah berkunjung ke blog saya (pengunjung pertama)..mohon saran dan kritiknya untuk pemula🙂

  5. saya pernah posting soal mobil milik rakyat, memang aturannya gak boleh dipakai untuk non dinas, tapi banyak juga anak-anak yang bebas pakai mobil dinas bapaknya ckckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s