~ setitik harapan ~

Met Milad Istriku

Advertisements

Sudah berbulan-bulan rasanya tangan ini kaku untuk sekedar menggoreskan tulisan untuk meninggalkan jejak dirumah ini.
Namun malam ini, tangan ini berusaha semampu mungkin untuk terus bergriliya untuk menuliskan setiap kata yang terlintas liar dibenak ini.
Istriku, masih teringat jelas bagaimana dirimu begitu khawatir akan kondisi calon anak kita saat ia melewati batas hari lahir yang diperkirakan. Setiap hari dirimu terus berdoa kepada sang Kuasa agar kiranya ia tetap sehat dan terlahir secara normal.
Daku juga masih ingat dengan jelas bagaimana dihari ke 18 setelah hari perkiraan lahir yang kita nantikan, betapa bahagianya dirimu berbahagia saat tanda-tanda itu muncul.

Ku lihat bagaimana perjuanganmu menahankan sakit yang teramat sangat demi kelahirannya. Dan tidak berhenti disitu saja, setelah saat yang penuh perjuangan itu terlewati engkaupun masih tetap berjuang agar anak kita mendapatkan ASI ekslusif demi tumbuh kembangnya.
Istriku, terima kasih atas semua perjuanganmu selama ini. Terima kasih telah menemaniku selama ini dengan sepenuh cintamu.
Hari ini engkau telah genap berusia 24 tahun. Semoga keberkahan dan kebaikan Allah SWT selalu tercurah untukmu. Padamulah ku harapkan anak kita akan tumbuh menjadi panjaga marwah dan izzah agama nan mulia ini. Karena engkaulah madrasah pertama untuk buah hati kita.
Selamat ulang tahun istriku, Selamat menjadi ibu buat anak kita.

Advertisements